Man’s Metamorphosis

kidding, info 1 Comment

Dating process:
6 weeks : I love U, I love U, I love U.
6 months : Of course I love U.
6 years : GOD, if I didn’t love U, then why the hell did I propose?

Back from Work:
6 weeks : Honey, I’m home.
6 months : BACK!!
6 years : What did your mom cook for us today??

Gifts:
6 weeks : Honey, I really hope you liked the ring.
6 months : I bought you a painting; it would fit the motif in the living room.
6 years : Here’s the money. Buy yourself something.

Phone Ringing:
6 weeks : Baby, somebody wants you on the phone.
6 months : Here, for you.
6 years : PHONE RINGING.

Cooking:
6 weeks : I never knew food could taste so good!
6 months : What are we having for dinner tonight?
6 years : AGAIN!!!!

Apology:
6 weeks : Honey muffin, don’t you worry, Ill never hold this against you.
6 months : Watch out! Don’t do it again.
6 years : What’s not to understand about what I just said??

New Dress:
6 weeks : Oh my God, you look like an angel in that dress.
6 months : You bought a new dress again???
6 years : How much did THAT cost me?

Planning for Vacations:
6 weeks : How do 2 weeks in Vienna or anywhere you please sound??
6 months : What’s so bad about going to Istanbul on a charter plane?
6 years : Travel? What’s so bad about staying home???

TV:
6 weeks : Baby, what would you like us to watch tonight?
6 months : I like this movie.
6 years : I’m going to watch ESPN, if you’re not in the mood, go to bed, I can stay up by myself.

Maling Bungul Gasak Uang dan HP

life 5 Comments

BALIKPAPAN – Apes bener nasib seorang guru Fisika SMPN 5 Balikpapan S. Rumahnya disatroni maling, Jumat (21/3) sekitar pukul 05.30 Wita. Maling berhasil mencuri tas Elizabeth (Damn you maling gila!!! Itu tas hadiah farewell dari temen2 kuliah gw!!!) berisi uang tunai Rp 1,2 juta dan surat-surat berharga, seperti KTP, SIM, dan STNK (‘Kirain surat tanah’ Tetap aja berharga gilak. Ngurusnya kan pake duit). Dua buah HP juga hilang (untung bukan HP gw).

Kejadian diperkirakan berlangsung ketika A, suami S, sedang pergi salat subuh di mesjid Al Amin, Perum AURI (rumah gw PAP). A bercerita, ketika meninggalkan rumah, ia memang melihat ada orang nangkring di motor gak jelas mau ngapain, jadi dia ndak curiga. Pas pulang, A heran kenapa pager rumahnya terbuka. Ia jadi lebih heran lagi pas lihat kotak pinsil buluk kuning ada di depan pintu dapur (biasanya tu kotak ada di tas nyokap).

S yang baru bangun, kucek-kucek mata. Seperti biasa dia nyari HPnya, buat ngecek kali-kali aja ada sms dari fans. Di bawah bantal, di bawah kolong, eta HP teu aya di mana-manah. A juga jadi nyari HPnya yang sudah lenyap dari samping telepon rumah.

<<Jeng Jeng Jeng Jeeeeeng>>

Gedebak gedebuk, A langsung ngecek anak bungsunya yang lagi asik molor. Oh masih ada pikirnya. Lalu ia melihat pintu lemari P, anak yang satu lagi, terbuka dengan isi berhamburan. Tapi kemudian ia sadar, gak ada maling ni lemari juga udah berantakan.

Reka Ulang
Reka Ulang

A dan S berhambur keluar rumah untuk mengejar pelaku yang tentu saja sia-sia. Tapi entah karena terburu-buru atau tolol, helm si maling ketinggalan. A langsung teringat sosok misterius yang ia lihat mejeng di sekitar rumahnya. Sepertinya rumah A sudah diincar oleh pelaku.

Karena sebal, S menjitak-jitak helm pelaku. Sementara A pergi ke lantai 2 untuk membangunkan P. “Rumah kita kemalingan. HP papa sama mamah ilang,” ujarnya pada P yang masih setengah hidup.

Helm si Maling
Helm si Maling

Helmku
Helm “P”
Tanpa mandi, S segera menuju kantor Polsek Bpn Selatan untuk membuat laporan. Tak lupa ia membawa helm si maling untuk dibuang. Hal ini langsung dicegah oleh P, mengingat helm pelaku lebih bagus dari helmnya. (*/put)

PS: Thanks to Ega yang udah dengan saktinya memblokir kartu halo bokap gw. Sorry ga gw tau ini di luar jam kerja hyeheheheh

Stupid is Stupid Does

life 2 Comments

Holaaaaaa!! Akhirnya gw ngeblog lagi ^-^
Ah gw cuma mau posting foto di bawah ini doang buat pemanasan (hayah).

makumba

The best of friends,
Can change a frown,
Into a smile,
when you feel down.

The best of friends,
Will understand,
Your little trials,
And lend a hand.

The best of friends,
Will always share,
Your secret dreams,
Because they care.

The best of friends,
Worth more than gold,
Give all the love,
A heart can hold.

Aih belagak maen temen-temenan gitu gw sama dua makhluk jadi2an ini. Depe dan dompas adalah teman gw dikala senang. Kegiatan kami adalah makan-makan, karoke, ngegosip, dan off road ke KM 15 meliput banjir. Why dompas can’t stop talking and depe can’t listening, hanya mereka dan Tuhan yang tahu Bweheheheheh.

Novi’s 24th Birthday

life 2 Comments

twenty something

Kemarin Novi Ulang Tahun. Skenarionya klasik tapi lumayan. Jadi gw, mbak Lilai, dan mbak Enok sepakat buat nyuekin dia di hari-H. Pokoknya yang ngucapin met ultah ke Novi, masuk penjara. Tapi dasar si Novi narsis, pagi-pagi dia udah dengan pedenya menyapa mbak Lilai *temen kosnya*. Gini dia bilang, “Today I’m 24 years old looooh.” Trus mehe-mehe gak jelas. Ha ha ha, mbak Lilai langsung freeze kayak di kartun-kartun.

Novi kuliah dan masuk kerja seperti biasa. Sementara gw dan mbak Lilai bermanuver di belakangnya. Pulang kerja gw jemput mbak Lilai di gerbang samping ITB. Trus bingung mau beli kueh dimana. Akhirnya dong beli di Holland deket BIP. Bok gw gak pernah maen sejauh itu. Akhirnya kami nyasar-nyasar sedikit karena dengan bodohnya gw mengambil jalan ke kanan dari arah BIP *padahal kalo belok kiri langsung tembus Riau*.

Menjelang magrib kami mulai mempersiapkan segala sesuatunya. Kue, musik, run down skenario, termasuk bersekongkol dengan ukhti-ukhti kosan bawah. Setelah semuanya siap, jeng jeng jeng, gimana cara bikin si inoph pulang yak. Secara udah jam 8 dan naga-naganya si wanita karier itu mau lembur di hari ulang tahunnya. Akhirnya kami pakai jasa Uci si calon ibu buat sedikit menipu Novi supaya pulang cepat.

Novi percaya si Uci lagi nunggu dia di kos. Trus dia buruan pulang. Gw ma anak-anak dengan bodohnya jadi deg-degan menanti kehadiran Novi. Ngapain coba pake deg-degan ha ha ha. Tak lama suara deru motor tersendat-sendat memasuki gang terdengar. Siapa lagi kalo bukan Nopi si bos geng motor. Lalu diikuti dengan suara gedebum tangga diinjak-injak dengan sadis. Bwahahaha mampus gw nahan ketawa.

surpriseee

Lampu kamar udah dimatiin. Novi lama banget masuk kamarnya. Padahal gw udah nahan nafas supaya gak berisik. Lagian si Nopi pake ngecek-ngecek kamar sebelah, pake kehilangan kunci kamar, pake nelpon Uci, aaaaargh ada yang buang gas lagi. Stress gw bela-belain jagain lilin gak mati cuma buat si Inoph. Akhirnya dia masuk juga… SLAMAT ULANG TAHUUUN!! Dengan noraknya gw nyanyi happy birthday to you dengan suara yang *ahiks* gw sesali sesudahnya *banter dan ternyata cuma gw yg nyanyi*.

Hi hi hi Novi surpriseeee, gw seneng banget ngeliat muka si Novi yang menyeringai ha ha ha sukseeeess. Abis itu tambah rame karena anak-anak kosan bawah pada ke atas, dan adek-adek ngajinya novi pada dateng. Waa jadi penuh deh gubuk deritanya bos Novi. Acara selanjutnya adalah rebutan kue dan kripik singkong hehehe.

Happy belated birthday Novi. I wish nothing but the very best for you ^-^ *dewasa dikit nop! manner! behave!*

Iklim Menentukan Suhu Politik

mind, info No Comments

Beberapa waktu yang lalu saya (kalo lagi ngomong seriuuuus aja pake “saya” he he he) nonton VoA di MetroTV yang salah satu liputannya menyebutkan bahwa ternyata Indonesia adalah negara paling demokratis di dunia versi sapa lupa pokoknya bonapid. Jadi si reporter VoA keliling jalanan di DC trus nanya, “Please mention five most democratic country in the world!” Rata-rata mereka menjawab “USA, UK, France, Germany, and Canada.” Gak ada sebiji bule pun yang menyebutkan Indonesia…

Sementara setelah saya browsing-browsing lagi, banyak versi lain soal peringkat world’s most democratic country ini. Ada yang menyebutkan kalo si Sweden lah yang paling demokratis, ada juga UK, Iceland, Finland, etc. Emang gak mungkin banget kalo Indonesia terpilih sebagai negara paling demokratis. Kita semua tahu kalo reformasi atau keberhasilan pemilu presiden secara langsung kemarin merupakan perubahan besar, tapi masih jauh lah dari sebutan “paling”.

Salah satu hasil penelitian yang menarik (soalnya di deret depan hasil search di google) adalah The Economist Intelligence Unit’s Democracy index. Penilaian ranking didasarkan pada proses pemilu, pluralisme, jalannya fungsi pemerintahan, partisipasi dan budaya politik, serta kebebasan berbicara. Artikel lengkapnya Klik Di sini.

most and least democracy index

He he he mana Indonesia?? Masuk 15 besar saja tidak. Well, Indonesia berada di peringkat ke-65 dalam daftar ini dengan nilai political culture yang rendah (artinya politikus kita masih gak bebudaye kata si Doel, masih katrok kata Tukul, gak Hi Tech kata Habudi, masih aya-aya wae kata Jarwo Kwat). Tapi coba kita perhatikan tabel di atas…

Sisi “most” terdiri dari sebagian besar negara-negara beriklim dingin, sementara sisi “least” sebagian besar adalah negara-negara beriklim panas. Coinciding? Umm, kalo pengalaman saya sih begitu. Waktu kuliah di Surabaya, perasaan semua orang kalo ngomong berapi-api. Kesenggol dikit nyolotnya tujuh hari tujuh malam. Sama, di Jakarta juga gitu. Beda dengan di Bandung atau di Malang. Orang-orang berbicara dengan lemah lembyut. Kalo kesenggol cuma ngurut dada (tapi diem-diem disantet he he he). What can I say, the heat makes people do crazy thing.

Tapi speking bout demokrasi, mengingat di KTP saya tercatat sebagai muslim (he he he di hati juga iya koook), wonder why gitu, pemerintahan yang Islami itu demokrasi bukan ya? Soalnya setelah browsing-browsing lagi, ternyata Sweden itu negara yang mayoritas penduduknya atheis.

Yah… namanya juga penelitian yang berhubungan sama ranking pasti banyak kelemahannya juga. Measurement-nya kadang ga reliable. Tapi kalau menurut saya sih, negara paling demokratis adalah Switzerland. Soalnya konon di sana apa-apa pake pemilu. Mulai dari vote for dude in the house sampek vote buat nentuin bis kota sebaiknya pake bensin apa solar. Tapi… seperti yang nenek moyang bilang, “Mayoritas tidak selalu benar.”

« Previous Entries